Harmoni Rasa Indonesia dengan Teknik Barat oleh Chef Degan Septoadji

Di kelas perdana Jakarta Eat Festival 2018 bertajuk Indonesian Flavours, sekitar 50 peserta menyaksikan langsung trik memasak sajian khas tanah air dengan teknik barat. Bertempat di area Piazza, Gandaria City, Jakarta pada Kamis (30/8), mantan juri Masterchef, Chef Degan Septoadji, memamerkan kemampuannya membuat Rib Eye Sambal Ijo.

Dalam memasak steak rib eye, penting menggunakan panci yang berkualitas. “Saya suka pakai panci yang berat, ini menandakan pancinya berkualitas dan tidak gampang berat. Memasak steak yang hasilnya baik membutuhkan panci yang solid. Kualitas ini dimiliki oleh panci dari Oxone ini,” papar Chef Degan yang pagi itu memasak Rib Eye Sambal Ijo menggunakan panci Oxone dengan warna merahnya yang khas.

Daging sirloin rib eye perlu dibumbui dengan baik. Menurut Chef Degan, jangan takut keasinan dalam membumbui daging dengan garam dan merica. “Atau bisa marinated daging semalam sebelumnya. Tapi jangan diberikan garam,” saran Chef Degan pada peserta yang aktif bertanya dalam acara.

Lebih lanjut, pastikan panci sudah cukup panas sebelum grill daging. Disarankan grill daging 90 detik sampai 1.30 menit untuk masing-masing sisinya guna menghasilkan steak dengan tingkat kematangan medium.

Sementara jika ingin tingkat kematangan well done, seperti kebanyakan yang disukai orang Indonesia, bisa grill selama 3-4 menit di setiap sisinya. Namun perlu diingat, durasi grill sangat tergantung pada ketebalan dagingnya. Semakin tebal maka semakin lama grill, dan juga sebaliknya.

“Untuk menghasilkan steak yang juicy, jangan lupa untuk mendiamkan steak setelah grill selama 3-4 menit,” ujar Chef Degan mengingatkan.

Bumbu, sebagai komponen penting dalam memasak, perlu dipilih sesuai selera. Bagi mereka yang suka pedas, cabai hijau yang digunakan sebagai bumbu utama bisa dipilih menggunakan biji cabainya. Tapi bagi mereka yang ingin rasa yang lebih aman, bisa menyingkirkan cabainya.

“Anda bisa sekreatif mungkin dalam menggunakan bahan untuk memasak. Cabai hijaunya bisa menggunakan cabai hijau besar atau bahkan cabai hijau keriting. Bebas sesuai selera,” ujarnya lagi, yang juga mencampurkan sambal hijau dengan bawang, tomat ceri dan wortel.

Tak butuh waktu lama baginya untuk menyajikan hidangan spesial ini. Kurang dari 30 menit, Chef Degan menyajikan Rib Eye Sambal Hijau dengan platting yang cantik.  

Bahkan, dalam sesi cooking demo kali ini, Chef Degan tak hanya menyajikan satu jenis hidangan saja. Ia juga menyulap steak rib eye sambal hijau untuk dipadukan dengan lontong guna memberikan variasi makanan yang berbeda.

Menurut Chef Degan, tak masalah menggunakan teknik apapun dalam memasak, yang penting cita rasa tetap terjaga. “Setiap orang punya teknik yang berbeda-beda dalam memasak. Selama cita rasanya tetap terjaga, maka bebas berkreasi dalam memasak,” cerita Chef Degan. (f)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 3 =